Paving Block




Pavingblok merupakan produk bahan bangunan dari semen yang digunakan sebagai salah satu alternatif penutup atau pengerasan permukaan tanah. Paving blok dikenal juga dengan sebutan bata beton (concrete block)atau cone blok.

Paving blok (bata beton) adalah suatu komposisi bahan bangunan yang dibuat dari campuran semen portland atau bahan perekat hidrolis sejenisnya, air dan agregat dengan atau tanpa bahan lainnya yang tidak mengurangi mutu bata beton..

Diantara berbagai macam alternatif penutup permukaan tanah, paving blok lebih memiliki banyak variasi baik dari segi bentuk, ukuran, warna, corak dan tekstur permukaan, serta kekuatan. Penggunaan paving blok juga dapat divariasikan dengan jenis paving atau bahan bangunan penutup tanah lainnya.

Keunggulan Paving Blok
  1. Daya serap air melalui Paving Block menjaga keseimbangan Air tanah untuk menopang betonan/rumah diatasnya.
  2. Berat Paving Block yang relatif lebih ringan dari betonan/aspal menjadikan satu penopang utama agar pondasi rumah tetap stabil.
  3. Serapan air yang baik sekitar rumah / tempat usaha anda akan menjamin ketersediaan air tanah untuk bisa dibor/digunakan untuk keperluan sehari-hari.
Paving Block sering juga disebut Conblock merupakan jenis bahan bangunan yang dipergunakan untuk perkerasan jalan atau yang lainnya yang terbuat dari campuran beton dengan kekuatan tertentu, dimensi serta bentuk khusus. Bahan baku yang dipergunakan adalah semen, bahan mineral dan pewarna/pigmen.
Berdasarkan pengalaman saya selama bertahun-tahun, pemakaian paving blocksangat beraneka ragam diantaranya yaitu:
  • Jalan lingkungan Perumahan
  • Area parkir Gedung, Ruko, Sekolahan, Rumah Sakit, Masjid dll
  • Pedestrian/trotoar
  • Halaman rumah
  • Carport, dll
Bagi anda yang mempunyai lahan salah satu diatas, pertimbangkanlah untuk memakai Paving Block. Kenapa? Disamping masih adanya penyerapan air juga dapat disesuaikan dengan selera, caranya dengan pemasangan berpola/bermotif.
Dalam penggunaannya, sebaiknya perlu diperhatikan beban yang akan melewati Paving Block tersebut.
Para Konsultan kebanyakan mereferensikan paving block engan tebal 8 cm untuk area yang cukup luas seperti jalan lingkungan, area parkir Gedung, Ruko, Sekolahan, Rumah Sakit dan Masjid, dan Paving Block dengan tebal 6 cm untuk Pedestrian/trotoar, halaman rumah dan carport.
Meskipun demikian, pada kenyataannya cukup banyak Area parkir dan jalan lingkungan yang luas volumenya memakai Paving block dengan tebal 6 cm.
Untuk Paving block K-300 memang sangat cocok untuk semua keperluan diatas, harganya yang murah sehingga bisa menekan biaya proyek.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum anda memasang paving block:
  • Area Paving Block merupakan pekerjaan terakhir dari proyek anda sehingga tidak ada lagi mobil keluar masuk membawa beban berat seperti keramik, semen, pasir dll. Kenapa saya katakan demikian, karena ada juga yang maunya terburu-buru ingin dipasang Paving Blocknya padahal belum waktunya, alasannya katanya supaya kelihatan rapi. Ada juga yang sengaja minta dipasang segera dengan tujuan sekalian ngetes kekuatan Paving Blocknya patah apa nggak kalau dilewati beban berat seperti truck dengan muatan keramik, semen dan pasir, padahal nantinya hanya untuk parkir mobil sedan saja.
  • Perhatikan konstruksinya. Untuk area yang kecil memang banyak yang tidak memakai konstruksi alias tanah dipadatkan kemudian abu batu dan pasang Paving Block. Tapi untuk area yang cukup luas sebaiknya memakai konstruksi yaitu memakai makadam atau sirdam dengan ketebalan disesuaikan dengan beban yang akan lewat diatasnya.
  • Untuk hasil terbaik, gunakanlah Jasa Pemasangan Paving Block yang sudah berpengalaman dibidangnya.
Sumber tulisan :
http://paving-block.com/paving-block/
http://konstruksirsps.com/paving-blok.html